Titik Api Semakin Bertambah Dari 234 Titik Api Menjadi 504 Titik Api Di Kabupaten Kubu Raya Harus Mendapatkan Tindakan Hukum, Tegas Dan Bijaksana Demi Keadilan Untuk kedamaiaan

Kubu raya,Mentari Khatulistiwa.co.id-
Lahan yang sangat Luas yang dimiliki Oleh kabupaten termuda ,masih sangat masih perlu pengawasan baik di tingkat pusat ,propinsi dan daerah khususnya pemerintah kabupaten Kubu Raya

Karena musim kemarau titik Api yang saat ini selalu meningkat dratis sudah mencapai 504 Titik Api /Hot Spot berdasarkan data lapan (sabtu 27.peb.2021)

Dari hasil pantauan dari Sektaris DPC PWRI Kabupaten Kubu Raya ,Rudi Halik akrab di Sapa Bg Dewa menjelaskan;
Upaya di lakukan Oleh semua unsyur yang tergabung baik kepolisian dan semua Kodam di Kubu raya sudah sangat maksimal karena mereka Berkerja sampai titik Api sudah benar benar padam dan mati di lahan Warga masyarakat yang telah terbakar

Tapi keadaan saat ini semakin hari semakin para titik Api nya /Hot Spot sudah mencapai 504 Titik meluas menjalar kemana mana

Tentunya Ancaman Kabut Asap sangat mengancam kehidupan masyarakat apa lagi saat ini bencana besar masih Melanda kita semua ada nya Covid19 , ini merupahkan tangung jawab semua pemimpin yang ada khususnya di kabupaten Kubu Raya .

Luasnya lahan masyarakat berkisaran 1 bahkan 2 Hektaran saja itu merupahkan lahan untuk pertanian dan perkebunan,jika di bandingkan dengan kawasan hutan yang di Miliki Oleh Perusahaan Atau PT Perkebunan yang ada di kabupaten Kubu Raya,
Dalam hal ini harus mendapatkan perhatian khusus dalam Pengawasan ,karena saat akan terjadinya kebakaran di lahan yang Luas nya sampai ratusan hektar menimbulkan keresahan di masyarakat membuat semua akses aktipitas terhambat
Jadi Sangsi Hakum nya harus di laksanahkan ini jelas di atur berdasarkan undang undang nomor 23 tahun 2009 /Pasal 108

Berdasar pakta di lapangan sebab sebab terjadi nya bencana Kabut Asap disetiap tahunnya dikawasan lahan tersebut antara lain ;
Karena Pemilik lahan tersebut baik secara indipidu/ Perusahaan tidak mau memproduktipkan lahan mereka ,jadi lahan tersebut jadi hutan bawas

Adanya lahan terlantar ratusan hektar di Miliki Oleh oknum yang bukan berada di wilayah setempat dan hanya memiliki sertipikat tapi tak tahu di mana objek tanah mereka berada, karena mungkin di beli dari hasil perlelangan

Yang lebih menjadi perhatian kita saat ini yang di butuh kan Oleh para petani adalah di berikan tata cara pengelolaan pertanian di lahan gambut serta di berikan bantuan alat yang maksimal untuk kedepan nya tidak lagi membakar lahan nya

Jadi saat ini yang menjadi tantangan kita semua demi menciptakan Suasana yang lebih baik lagi di kehidupan masyarakat yang bebas terhadap Kabut Asap semua kenormalan aktipitas tidak terhambat supremasi Hukum harus di tegakan demi melindungi segenap bangsa yang diwajibkan hidup sehat sejahtera

Semoga upayah yang dilaksanahkan Oleh pihak atau istansi terkait penanganan Kahutla di kabupaten kubu raya dapat berjalan sesuai harapan demi keadilan ,keamanan, serta kedamaian demi terciptanya kemakmuran jelas Rudi halik
Seketaris PWRI DPC Kubu Raya Kalbar .(Kabiro Kubu Raya )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: