Misteri Gedung Bangunan Tak Berpenghuni Di Bumi Lawang Kuari Sekadau

SEKADAU,Mentarikhatulistiwa.co.id- Aset  Bangunan gedung yang diduga milik pemda yang tidak mempunyai papan plang nama Instanti terkait ini yang belum lama dibangun Tampak dibiarkan kosong dan tidak tidak terawat.

Hasil investigasi Tim mentarikhatulistiwa dilapangan (19/8/19), Tim menemukan sebuah gedung yang terlihat kumuh berdebu yang dikelilingi oleh tanaman liar serta tampak Ada beberapa kaca jendela yang pecah dan jendela yang ditutup hanya menggunakan papan untuk menutup jendela yang rusak.

Bangunan gedung yang berada di jalan raya Sanggau – Sekadau Merdeka Barat Desa Sungai Ringin Kecamatan Sekadau hilir Kabupaten Sekadau yang dibangun menggunakan Uang rakyat ini juga terlihat angker karena saat Tim berusaha mencari penghuni di gedung tersebut namun tak ada satupun tampak sosok petugas maupun penjaga di gedung bangunan ini.

Kondisi ini, sudah pasti mendapat perhatian dari berbagai pihak yang ada salah satu tokoh masyarakat Sekadau Rifai ditemui mentarikhatulistiwa dilapangan diselah-selah aktifitasnya mengatakan pihaknya menyayangkan dimasa sekarang ini masih ada aset gedung bangunan pemerintah yang dibiarkan kosong dan terbengkalai begitu saja, salah satunya gedung bangunan yang Di jalan merdeka Barat tersebut ungkap Rifai.

Rifai (19/8/19) juga menerangkan jikalau tidak salah Itu gedung bangunan yang berdiri beberapa tahun yang lalu merupakan kantor pengujian Kendaraan Bermotor kabupaten Sekadau terangnya.

Untuk saat ini yang kita hindari adalah jangan sampai gedung tersebut digunakan untuk tempat oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan kegiatan asusilla seperti untuk tempat mabuk minum minuman keras, tempat pacaran anak muda pada malam hari karna gedung tersebut gelap tak Ada penerangan listriknya dan yang paling rawan karna gelap gedung tersebut dijadikan tempat persingahan serta pertemuan untuk melakukan transaksi narkoba tegas Rifai.

Harapan Rifai agar pihak terkait bisa mengecek langsung gedung bangunan yang tak terawat tersebut dan memasang penerangan jalan masuk kedalam areal gedung, memberikan penerangan di sekitar gedung serta menempatkan petugas agar gedung tersebut terawat serta mencegah terjadinya aktifitas yang bertentangan dengan norma agama dan hukum di bumi lawang kuari tercinta ini tutupnya. (boy marpaung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: