Stop Bakar Lahan! Apa Tunggu Jatuh Korban? Tegas Kapolsek Siantan

Stop Bakar Lahan! Apa Tunggu Jatuh Korban? Tegas Kapolsek Siantan

MEMPAWAH,Mentarikhatulistiwa.co.id– Kapolsek Siantan, Polres Mempawah, Iptu Rahmad Kartono, SH MH, meminta seluruh masyarakat, khususnya petani, agar segera menghentikan aksi pembakaran lahan.

Hal tersebut disampaikan Rahmad Kartono, SH, MH menyikapi terus bertambahnya titik api atau hotspot belakangan ini di Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah.

“Satu titik kita padamkan, tak lama kemudian muncul hotspot baru di titik lain. Oknum petani ada yang main-main kucingan. Apa harus menunggu jatuh korban baru oknum-oknum petani ini berhenti (membakar lahan)?” ujarnya, Sabtu (27/2/2021) pagi.

Kapolsek menjelaskan, Satgas Karhutla yang terdiri personel Polri, TNI, BPBD Kabupaten Mempawah, PKJR, BPAJ Jungkat dan para relawan, harus berjuang keras di tengah kobaran api untuk melakukan pemadaman.

“Semua personel Satgas Karhutla kini setiap hari dikepung api dan asap. Tidak saja bisa terserang infeksi saluran pernapasan (ISPA), tapi juga resiko-resiko lainnya, bahkan nyawa menjadi taruhan,” ungkap dia.

Alasan umum yang diungkapkan petani, tambah Kapolsek, mereka membakar lahan sebagai bagian mata pencaharian agar lebih mudah ditanami. Namun jika ini diberikan toleransi, dampaknya lebih besar merugikan bagi masyarakat.

“Terlebih membakar lahan dengan tidak dijaga, ini yang berakibat fatal. Api terus membesar dan merembet ke kawasan lain, bahkan bisa membakar pemukiman. Ini sangat berbahaya. Belum lagi kerugian ekonomi, sosial dan juga kesehatan,” tegasnya.

Karenanya, Kapolsek Siantan menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi atau kompromi jika masih ditemukan ada oknum masyarakat atau petani yang nekad membakar lahan.

“Akan kita proses sesuai aturan hukum yang berlaku. Kita tidak main-main, ini demi kebaikan kita bersama,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: