Example floating
Example floating
Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300
DaerahHukumPolri

Kapolres Melawi Kunjungi Peternakan Madu Kelulut “Ratu Madu Borneo” – Siap Bantu Pemasaran dan Gunakan untuk Kesehatan Personel

31
×

Kapolres Melawi Kunjungi Peternakan Madu Kelulut “Ratu Madu Borneo” – Siap Bantu Pemasaran dan Gunakan untuk Kesehatan Personel

Share this article

Melawi,Mentari Khatulistiwa.co.id Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla., didampingi Kasat Lantas Polres Melawi AKP Pipit Supriyatna, S.H., melakukan kunjungan kerja ke peternakan madu Trigona atau kelulut bernama “Ratu Madu Borneo” di Desa Tanjung Lay Km 5, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Minggu (18/01/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres tidak hanya melihat langsung proses pembudidayaan, tetapi juga merasakan pengalaman memanen madu kelulut,mulai dari penyedotan madu pada log sarang hingga mencicipi keaslian produknya. Ia mengapresiasi usaha mandiri masyarakat dan menyatakan komitmen mendukung pemanfaatan madu kelulut, khususnya untuk meningkatkan kesehatan personel Polres Melawi.

“Kami akan bekerja sama dengan peternakan ini untuk mengonsumsi madu kelulut bagi anggota dan PJU Polres Melawi. Selain itu, kami juga siap membantu memasarkan produknya melalui Koperasi Polres Melawi,” ujar AKBP Harris Batara Simbolon.

Ia menambahkan, dukungan pemasaran akan semakin diperkuat jika produksi madu terus meningkat. “Apabila panen semakin banyak, bisa didorong ke tempat kami agar anggota dapat mengonsumsinya secara rutin,” jelasnya.

Usaha Dimulai dari Kebutuhan Pribadi, Kini Jangkau Pasar Internasional

H. Edward Ruslan Gea (H. Edu), pemilik peternakan “Ratu Madu Borneo”, menjelaskan bahwa usaha ini dirintis sejak tahun 2021 bermula dari kebutuhan pribadi untuk pengobatan. “Awalnya saya hanya mengambil madu untuk konsumsi sendiri. Namun seiring waktu, saya melihat potensi besar untuk mengembangkannya, hingga saat ini memiliki kurang lebih 200 log sarang,” katanya.

H. Edu juga berbagi pengalaman pribadi merasakan manfaat madu kelulut saat menderita diabetes. “Saat kondisi parah, saya minum madu kelulut tiga kali sehari, dua sendok makan setiap kali. Dalam waktu sekitar satu minggu, kesehatan saya membaik dan penglihatan yang sempat rabun kembali normal,” ungkapnya.

Saat ini, peternakan fokus membudidayakan empat jenis kelulut, yaitu Thoracica, Itama, Apicalis, dan Caniforn. Panen dilakukan setiap satu bulan sekali secara bergantian, dengan produksi yang cukup menjanjikan. Tak hanya diminati lokal, produk ini juga telah menembus pasar internasional seperti Australia, Swedia, dan Belgia, serta merambah ke Pulau Jawa.

“Perawatan lebah kelulut sangat mudah – tidak perlu teknik khusus atau pakan tambahan, karena mereka mencari makan sendiri dari bunga-bunga di sekitar lingkungan. Mari kita bersama-sama kembangkan potensi ini,” ajaknya.

H. Edu beserta istri Hj Sakyah menyambut hangat kedatangan Kapolres dan mengucapkan terima kasih. “Alhamdulillah, kedatangan Bapak Kapolres adalah kebanggaan bagi kami. Terima kasih atas perhatian dan dukungannya terhadap usaha kami,” pungkasnya.

Hmsresmlw(S, B.Af)

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 600x600Example 600x600