Sintang,mentarikhatulistiwa.co.id – Aksi yang sempat membuat banyak orang mengernyitkan kening pada pukul 03.04 WIB di SPBU Perimbang Baru (nomor seri 6678807) Jalan SP 3 SKPC Tempunak akhirnya mendapatkan warna berbeda setelah adminnya memberikan klarifikasi resmi. SPBU yang berdiri di atas tanah milik Pak Kusmin sempat menjadi sorotan setelah mesin pompa solar ditemukan menyala tanpa pengawasan petugas, ditambah dengan munculnya mobil pick up yang membawa perlengkapan pengambilan BBM ke rumah admin, Ibu Ida.
- Mesin pompa pengisian solar masih menyala dengan tampilan angka 612.000 dan catatan Rp9.000 di bawahnya. Pagar SPBU sedikit terbuka tanpa ada seorang pun petugas yang terlihat beraktivitas.
- Sebuah mobil pick up berwarna biru dengan plat nomor KB 8149 EB (dengan muatan tertutup terpal hijau) hendak memasuki area SPBU, namun segera berbalik arah setelah melihat ada orang di sekitar.
- Mobil tersebut kemudian melaju ke rumah Ibu Ida, di mana ditemukan perlengkapan untuk pengambilan solar seperti mesin air rakitan, selang, serta satu unit pick up lain yang membawa 5 jerigen kosong.
Menurut Ibu Ida, mesin pompa yang tetap menyala bukan karena sengaja dibiarkan aktif di luar jam operasional. “Mesin ini membutuhkan waktu lama untuk mati karena terkena percikan sinar dari peralatan elektronik yang ada di sekitar,” jelasnya.
Sedangkan terkait penggunaan jerigen dan persiapan pengambilan BBM yang terlihat, hal itu merupakan solusi masyarakat akibat kondisi geografis dan ketersediaan minyak di daerah tersebut. “Warga tinggal jauh di perkampungan, dan pasokan minyak hanya datang 4 kali dalam sepekan. Maka dari itu, mereka lebih memilih mengantri dengan jerigen untuk menyimpan stok BBM kebutuhan sehari-hari,” tambah Ibu Ida.
Klarifikasi ini diharapkan dapat menghilangkan kesalahpahaman masyarakat. Pihak berwenang juga diimbau untuk terus melakukan pemantauan agar operasional SPBU tetap sesuai peraturan dan pasokan BBM dapat menjangkau seluruh warga dengan baik.( TIM)
























