Kubu Raya,mentarikhatulistiwa.co.id- Pengurus Persatuan Alumni Darul Ulum Banyuanyar (Peradaban) Pamekasan Wilayah Kalbar (PW Perdaban Kalbar) sukses menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) periode 2026-2031 yang berlangsung khidmat di kediaman Ketua Peradaban Kalbar pada Minggu (08/02/2026) malam. Pertemuan strategis yang dimulai pukul 18.30 hingga 23.00 WIB tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus dan peserta yang berkomitmen melahirkan berbagai terobosan program kerja di bidang sosial, dakwah, kesehatan, hingga kepemudaan guna mewujudkan organisasi yang lebih profesional, mandiri, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas.
Ketua Peradaban Kalbar Ustadz Romli dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakerwil kali ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum krusial untuk menyatukan visi dan energi seluruh anggota. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada para peserta yang telah menyumbangkan pikiran serta energinya demi kemajuan organisasi. “Alhamdulillah, Rakerwil kali ini menghasilkan banyak terobosan baru. Harapan ke depan, bagaimana gagasan-gagasan yang telah disepakati bisa dijalankan sesuai dengan divisinya masing-masing secara konsisten dan penuh tanggung jawab,” ujar Ketua Peradaban Kalbar di hadapan para peserta rapat.
Fokus utama dalam Rakerwil ini adalah penguatan bidang sosial yang dirancang untuk merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat sasaran. Organisasi telah menyepakati program Tanggap Bencana dan Musibah yang bertujuan memberikan bantuan cepat berupa santunan atau donasi, baik kepada anggota internal yang terkena musibah maupun masyarakat umum yang terdampak bencana alam. Selain itu, Peradaban Kalbar berkomitmen memperkuat kepedulian sosial melalui agenda rutin berupa pengadaan sunat massal serta pemberian santunan kepada kaum dhuafa dan fakir miskin sebagai bentuk nyata pengabdian kepada sesama.
Sejalan dengan misi penguatan nilai-nilai religius, Divisi Dakwah telah menyusun skema program yang inovatif namun tetap berakar pada tradisi. Selain mempertahankan program bulanan Kajian Tarjuman dan program tahunan Haul Akbar yang sudah berjalan stabil, divisi ini akan mulai rutin mengadakan acara khusus pada setiap Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). Langkah modernisasi dakwah juga dilakukan dengan rencana berbagi video Kultum Ramadhan secara bergantian dari anggota Peradaban melalui berbagai platform media sosial, serta menginisiasi Forum Diskusi Kajian Islami (FDKI) sebagai ruang dialektika bagi umat.
Di sektor kesehatan, Peradaban Kalbar telah membagi target capaian ke dalam tiga jangka waktu yang sistematis. Untuk jangka pendek, organisasi akan melaksanakan sunat massal bekerja sama dengan FKMSB dan Dinas Kesehatan, pemeriksaan kesehatan rutin seperti tensi, asam urat, dan kolesterol, hingga bazar kesehatan berbasis Thibbun Nabawi serta sosialisasi pencegahan stunting dan bahaya narkoba. Untuk jangka menengah, Peradaban Kalbar membidik kerja sama strategis atau MoU dengan Dinas Kesehatan dan lembaga pendidikan untuk program beasiswa kuliah melalui relasi dosen dan institusi seperti Yarsi serta LKKNU.
Visi jangka panjang di bidang kesehatan bahkan mencakup kemandirian ekonomi melalui pengembangan bisnis obat-obatan yang mengombinasikan herbal tradisional dengan medis farmakologi. Program berkelanjutan ini juga mencakup penyediaan Air Zam-zam yang dikoordinir oleh Gus Khoirul, Air Ruqyah, pelaksanaan Ruqyah Massal, hingga pelatihan profesional Thibbun Nabawi seperti bekam, gurah, dan totok oleh Gus Ulil Absor. Inisiatif ini diproyeksikan tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga memperkuat struktur finansial organisasi agar lebih mandiri di masa depan.
Tidak ketinggalan, Divisi Kepemudaan juga merumuskan langkah strategis untuk mencetak kader masa depan yang kompeten dan bugar. Melalui program olahraga dan kebersamaan, para pemuda akan difasilitasi dengan kegiatan rutin futsal, badminton, dan rihlah pemuda sebagai sarana mempererat silaturahmi. Secara substansial, pengembangan potensi pemuda akan difokuskan pada pelatihan menjadi MC, Imam, Khatib, dan Moderator, serta pengadaan kajian rutin mingguan atau bulanan. Sebagai puncak agenda tahunan, divisi ini akan menyelenggarakan Seminar Nasional Kepemudaan Islam dan program kaderisasi pemuda berkelanjutan guna memastikan estafet kepemimpinan tetap berjalan di jalur yang profesional dan visioner.
Tentu, seluruh rencana besar ini membutuhkan sinergi kolektif agar tidak sekadar menjadi catatan di atas kertas. Ketua Peradaban Kalbar kembali mengingatkan seluruh jajaran bahwa kunci keberhasilan terletak pada eksekusi program yang selaras dengan rencana yang telah ditetapkan. Dengan semangat kebersamaan, Peradaban Kalbar optimistis mampu memberikan dampak yang signifikan bagi pembangunan sumber daya manusia dan kesejahteraan sosial di Kalimantan Barat selama lima tahun ke depan.
Kontributor: Ust. Qomaruzzaman
























