Example floating
Example floating
Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300
DaerahPendidikanPolitik

Aspal yang Menghubungkan Harapan,Warga Sayan–Kota Baru Apresiasi Gubernur dan Pelaksana Proyek

3
×

Aspal yang Menghubungkan Harapan,Warga Sayan–Kota Baru Apresiasi Gubernur dan Pelaksana Proyek

Share this article

Melawi, Mentari Khatulistiwa.co.id
Di balik hamparan aspal yang kini membentang di ruas Jalan Sayan–Kota Baru, tersimpan cerita perubahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Jalan yang dahulu penuh tantangan, kini berubah menjadi akses yang lebih layak, membawa harapan baru bagi warga di pedalaman Kabupaten Melawi.

Bagi masyarakat di Kecamatan Sayan, Kota Baru hingga Sokan, perjalanan menuju Nanga Pinoh bukan lagi hal yang melelahkan seperti dulu. Jika sebelumnya mereka harus berjibaku dengan jalan rusak dan waktu tempuh yang panjang, kini perjalanan terasa lebih singkat, aman, dan nyaman.

Dadat, salah satu warga Kota Baru, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengenang bagaimana sulitnya kondisi jalan di masa lalu, terutama saat musim hujan.

“Dulu kalau mau ke Nanga Pinoh, kami harus siap tenaga ekstra. Jalan rusak, licin, kadang bisa berjam-jam di perjalanan. Sekarang alhamdulillah, jauh lebih mudah,” tuturnya, Kamis (2/4/2026).

Dengan suara penuh haru, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan pihak pelaksana proyek yang telah mewujudkan perubahan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur Kalbar, Ria Norsan, dan semua yang terlibat. Jalan ini sangat berarti bagi kami. Bukan hanya memudahkan perjalanan, tapi juga membuka peluang ekonomi dan mempermudah urusan sehari-hari,” lanjutnya.

Proyek peningkatan jalan sepanjang 4,5 kilometer ini dilaksanakan pada tahun 2025 oleh PT Raihanindo Putra Khatulistiwa (KSO) bersama rekanan, di bawah koordinasi Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat melalui Bidang Bina Marga. Dengan nilai kontrak mencapai Rp35,755 miliar, pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan pemerataan infrastruktur hingga ke wilayah hulu.

Namun bagi warga, angka-angka tersebut bukanlah hal utama. Yang mereka rasakan adalah perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari,anak-anak lebih mudah pergi ke sekolah, hasil kebun lebih cepat sampai ke pasar, dan akses layanan kesehatan menjadi lebih terjangkau.

Harapan pun tumbuh seiring perubahan yang ada. Warga berharap pembangunan ini dapat terus berlanjut hingga menjangkau seluruh ruas jalan yang masih belum teraspal, khususnya di wilayah Sayan dan Sokan.

Bagi masyarakat di pedalaman, jalan bukan sekadar infrastruktur. Ia adalah penghubung harapan, pembuka peluang, dan bukti nyata bahwa perhatian pemerintah benar-benar hadir hingga ke pelosok.

(Frans Som)

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 600x600Example 600x600