Example floating
Example floating
Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300
DaerahKebudayaanUncategorized

Picu polemik di masyarakat DPW KAMPUD Sumut Soroti Transparansi Hasil Rekrutmen Tenaga Kerja di KEK Sei Mangkei.

2
×

Picu polemik di masyarakat DPW KAMPUD Sumut Soroti Transparansi Hasil Rekrutmen Tenaga Kerja di KEK Sei Mangkei.

Share this article


Sumatera Utara , Simalungun,mentari khatulistiwa.co.id-Kawasan Ekonomi Khsusu (KEK) Sei Mangkei merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia.

Kehadiran Kawasan Ekonomi Khsusu (KEK) Sei Mangkei diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dimana kawasan industri itu berdiri.

Namun keberadaan Kawasan Ekonomi Khsusu Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun belum berdampak baik dan belum mendukung perkembangan perekonomian masyarakat.

Pasalnya, hasil investigasi dan pengamatan salah satu Tokoh Masyarakat, Mhd. Aliaman H. Sinaga,S.H menyebutkan keberadaan Kawasan Ekonomi Khsusu Sei Mangkei memiliki dua sisi sudut pandang yang berbeda, dilihat dari sudut pandang positifnya, diantarnya ;
Keberadaan Ekonomi Khusus Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun di harapkan akan menciptakan banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan UMKM masyarakat sekitarnya..

Namun, pada faktanya, tambah Mhd. Aliaman H. Sinaga, S.H, Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei bila dilihat dari sudut pandang lainnya :
Keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei belum sepenuhnya mendukung terciptanya lapangan pekerjaan, disebabkan masih banyak masyarakat lokal yang ingin bekerja di KEK Sei Mangkei tidak atau belum diterima dengan baik oleh perusahaan yang sedang berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, sehingga terkesan di persulit.

Salah satu contoh saat rekruitmen yang diadakan oleh Kadisnaker Sumut, ratusan orang calon tenaga kerja baik lokal ataupun luar kota mengajukan lamaran pekerjaan, dengan harapan dapat bekerja dan meningkatkan perekonomian.

Akan tetapi lamaran pekerjaan yang sudah diajukan oleh ratusan pelamar pekerjaan hingga berbulan-bulan belum ada kepastian, apakah diterima atau tidaknya, jelasnya.

Hal ini memicu polemik di Masyarakat dan para pelamar, Keterbukaan Informasi Publik terkait keberhasilan para pelamar tidak jelas dan nilai hasil minimal penerimaan tenaga kerja untuk diterima, juga tidak jelas?
Bila semua serba tidak transparan dan tidak jelas, rekrutmen yang dibuat oleh Kementerian Tenaga Kerja Sumut di Kawasan Ekonomi Khusus kemungkinan hanya formalitas saja?

Untuk itu, kami sebagai tokoh sekaligus pemerhati Kawasan Ekonomi Khsusus Sei Mangkei berharap pihak terkait terkhusus Ketua Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei Abangda Bobi Nasution segera mengevaluasi jajarannya yang tidak transparan dalam memberikan informasi terkait keberhasilan para pelamar pekerjaan dalam mengikuti rekrutmen yang di gelar di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, bila rekrutmen tenaga kerja di Kawasan Ekonomi Khsusus Sei Mangkei sudah benar dan transparan, secara otomatis UMKM dan Perekonomian masyarakat akan berkembang, harap pemerhati Kawasan Ekonomi Khsusu Sei Mangkei.

Hingga berita ini dipublish, Kadisnaker Sumut, Administrator dan PT. Kinra belum memberikan keterangan resmi secara terbuka terkait hasil dari rekrutmen tenaga kerja yang telah digelar di Kawasan Ekonomi Khsusus Sei Mangkei.(Bon)

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 600x600Example 600x600