Melawi, Mentari Khatulistiwa.co.id
Organisasi kemasyarakatan Ciwanadri Kabupaten Melawi memutuskan untuk tidak menerima bantuan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Melawi pada Tahun Anggaran 2026. Keputusan tersebut disampaikan melalui klarifikasi resmi yang dirilis pada Minggu (12/4/2026).
Ketua Umum Ciwanadri, Dea Kusumah Wardhana, menjelaskan bahwa langkah tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi internal organisasi yang saat ini masih dalam tahap penataan program kerja.
“Dalam fase ini, kami memprioritaskan penyusunan dan penguatan program, khususnya di bidang lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, kami menilai belum membutuhkan dukungan anggaran dari pemerintah,” ujarnya.
Meski demikian, Organisasi (KPA) Kelompok Pecinta Alam Ciwanadri Kabupaten Melawi tetap menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Melawi atas perhatian dan komitmen dalam mendukung organisasi kemasyarakatan melalui skema hibah.
Selain faktor internal, keputusan ini juga mempertimbangkan kondisi keuangan daerah. Ciwanadri menilai, di tengah upaya efisiensi anggaran, alokasi dana hibah dapat diarahkan pada sektor yang dinilai lebih mendesak dan memiliki dampak langsung bagi masyarakat.
Langkah tersebut, menurut Dea, juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap organisasi. Ciwanadri ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar didukung oleh kesiapan internal serta partisipasi masyarakat.
“Kami berupaya menjaga prinsip independensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan organisasi,” katanya.
Ke depan, Ciwanadri menegaskan tetap membuka ruang kerja sama dengan pemerintah daerah, khususnya dalam bentuk kolaborasi program, edukasi lingkungan, dan kegiatan sosial berbasis kemitraan.
Keputusan ini mencerminkan pilihan strategis organisasi dalam menentukan prioritas pengembangan kelembagaan, sekaligus menunjukkan adanya kesadaran untuk menyesuaikan diri dengan dinamika fiskal daerah dan kebutuhan masyarakat.
Frans*























