Mempawah,mentarikhatulistuwa.co.id – Gerakan Pramuka Gugus Depan Sunan Maulana Malik Ibrahim dan Dewi Candra Wulan serta Gugus Depan Pangeran Adi Pati dan Ratu Syah Ranum bekerjasama dengan MPK-OSIS dan Komisariat Ipnu-Ippnu M.A Riyadhul Ulum Sungai Pinyuh membagikan takjil geratis kepada warga dan pengendara yang kebetulan melintas di kawasan bundara Tugu Jam Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kamis (5 Maret 2026) jelang Maghrib kemarin.
Dari hasil pantauan di lokasi, kegiatan itu pun tidak membutuhkan waktu yang lama. Pasalnya dalam waktu 20 menit takjil tersebut pun ludes tak bersisa. Untuk diketahui, di bulan Ramadan Gerakan Pramuka Gugus Depan ini memang kerap mengadakan acara baktı sosial untuk masyarakat. Salah satunya dengan membagikan takjil kepada masyarakat sebelum waktu berbuka puasa.
“Kegiatan yang dikoordinir langsung oleh Kak Hairul dan Kak Ismail ini, merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sesama di bulan yang penuh berkah ini. Melalui kolaborasi antar organisasi, kita bisa memberikan manfaat yang lebih besar, terutama kepada para pengendara yang lewat di kawasan bundara Tugu Jam Sungai Pinyuh untuk persiapan berbuka puasa yang tidak sempat berbuka di rumah,” jelas Fuadi, S.Pd, selaku Kepala Sekolah M.A Riyadhul Ulum Sungai Pinyuh, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan.
Selain itu, Fuadi mengatakan, kegiatan bagi-bagi Takjil ini bisa menjadi manfaat bagi para pengendara yang melakukan aktifitas hingga sore hari dan tidak sempat untuk melakukan berbuka puasa dirumah.
“Walau tidak mewah kami harap apa yang kami berikan kepada masyarakat agar bisa bermanfaat di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” tuturnya.
Lanjutnya lagi, Fuadi menjelaskan, sekitar 1.500 takjil gratis dibagikan kepada pengguna jalan, baik roda dua maupun roda empat atau lebih untuk berbuka puasa.
“Ini adalah bentuk kepedulian kita kepada mereka yang dalam perjalanan dan belum sempat mampir untuk berbuka,” ujarnya.
Fuadi menambahkan, makna secara umum takjil adalah penyegaran, yang dimaksudkan penyegeraan untuk menyelesaikan puasa/membatalkan puasa dengan memakan sesuatu. Dalam Islam dianjurkan sebelum berbuka terlebih dahulu dibatalkan dengan makan makan kecil/bukan makan pokok.
“Jadi maksud takjil adalah penyegeraan membatalkan puasa dengan makanan pembuka ibadah puasa,” pungkasnya.
Penulis : Yanto























