
SANGGAU,mentarikhatulistiwa.co.id — Batalyon Infanteri (Yonif) TP 833/BD berpartisipasi dalam kegiatan monitoring dan koordinasi penyuluhan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama Tim Satgas Mabes TNI di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Satgas Penyuluhan Karhutla Mabes TNI, Brigjen TNI Eri Nasuhi. Turut hadir Pamen Ahli Bidang Ideologi Politik Sahli Pangdam XII/Tpr, Kolonel Caj Saradi, S.A.P., M.M.; Danyonif TP 833/BD, Letkol Inf Riska Imron Rosadi, S.I.P., M.Han.; serta Pasi Ops Kodim 1204/Sgu, Kapten Inf A.A. Siregar.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Satgas melaksanakan audiensi dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sanggau serta sejumlah instansi terkait. Koordinasi dilakukan dengan Kantor Bupati Sanggau, Posko Komando Satgas Penanggulangan Karhutla Kabupaten Sanggau, Dinas Lingkungan Hidup, serta DKPTPHP Kabupaten Sanggau.
Pembahasan difokuskan pada upaya pencegahan dini Karhutla, penguatan sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan, serta peningkatan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak Karhutla terhadap kesehatan dan lingkungan.
“Sinergi seluruh pihak merupakan kunci utama. Pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial. Edukasi kepada masyarakat harus terus ditingkatkan agar praktik pembukaan lahan dengan cara membakar dapat dihentikan,” ujar salah satu perwakilan Tim Satgas.
Yonif TP 833/BD Siap Bersinergi dengan Keikutsertaan Yonif TP 833/BD dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan satuan terhadap upaya bersama dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla di wilayah Kabupaten Sanggau.
Danyonif TP 833/BD, Letkol Inf Riska Imron Rosadi, S.I.P., M.Han., menegaskan kesiapan satuannya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, baik dalam pelaksanaan patroli, sosialisasi, maupun penanganan di lapangan.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan. TNI akan terus berada di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi dan mengajak seluruh elemen bersama-sama menjaga hutan dan lahan agar Kabupaten Sanggau tetap aman dari bencana asap,” tegasnya.
Kegiatan monitoring dan koordinasi tersebut berlangsung dengan aman dan lancar. Selanjutnya, Tim Satgas Mabes TNI dijadwalkan melanjutkan kegiatan penyuluhan ke sejumlah lokasi yang dinilai rawan Karhutla di wilayah Kabupaten Sanggau.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan sejak dini. (Trs)























