
Gunungsitoli ,mentarikhatulistiwa.co.id– Penantian panjang warga Desa Onozikho, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli, untuk menikmati jalan beraspal hotmix mulai menemui titik terang. Ruas jalan Onozikho–Banua Sibohou kini telah memasuki tahap pengaspalan.
Pembangunan tersebut disambut baik masyarakat setempat. Pasalnya, perbaikan jalan ini telah dinantikan selama puluhan tahun demi mendapatkan akses transportasi yang lebih layak.
Ama Salwan Gea, warga Dusun III Desa Onozikho, mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jalan di wilayah mereka. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat.
“Kami telah menanti puluhan tahun pembangunan jalan ini, dan sekarang akhirnya terkabul. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang telah memberi perhatian untuk pembangunan di desa kami,” ujar Ama Salwan, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Proyek peningkatan kapasitas struktur jalan ruas Onozikho–Banua Sibohou tersebut dibiayai melalui APBD Kota Gunungsitoli dengan nilai anggaran Rp5.492.560.000, termasuk pajak. Anggaran itu bersumber dari pinjaman daerah melalui Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).
Pembangunan dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Gunungsitoli pada masa pemerintahan Wali Kota Sowa’a Laoli dan Wakil Wali Kota Martinus Lase.
Adapun pelaksana proyek adalah PT Tresno Agung Lestari yang dipimpin Direktur Ir. Sigit Danu Kusworo. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada awal Desember 2026.
Dalam pelaksanaannya, kontraktor menghadapi tantangan kondisi geografis jalan yang memiliki sejumlah tanjakan dan turunan. Meski demikian, perusahaan menyatakan tetap berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.
Sebelum memasuki tahap pengaspalan, sejumlah pekerjaan telah dilakukan, di antaranya pemadatan lapisan fondasi agregat kelas B dan kelas A serta pembangunan konstruksi pendukung jalan.
Kini, pengaspalan hotmix mulai dikerjakan pada ruas yang telah dipersiapkan.
Direktur PT Tresno Agung Lestari menyampaikan bahwa pihaknya akan mengoptimalkan pelaksanaan proyek, baik dari segi mutu maupun kualitas hasil pekerjaan. Ia juga meminta dukungan masyarakat agar pengerjaan berjalan lancar.
“Sebagian ruas jalan akan dilakukan pengaspalan hotmix. Mohon dukungan, kami akan kerjakan secara maksimal, baik mutu maupun kualitas pekerjaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kota Gunungsitoli, Wira Agusman Halawa, ST, yang juga bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), menjelaskan bahwa proyek tersebut mencakup beberapa jenis pekerjaan konstruksi.
Lingkup pekerjaan meliputi pekerjaan umum, drainase, pekerjaan tanah dan geosintetik, perkerasan berbutir, perkerasan aspal, serta pekerjaan struktur.
Wira menyebutkan, proyek tersebut memiliki masa pelaksanaan selama 100 hari kalender sejak tanggal kontrak, yakni 11 September 2026.
Ia berharap masyarakat setempat turut mendukung kelancaran pembangunan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Menurutnya, peningkatan jalan tersebut bertujuan memperlancar arus lalu lintas sekaligus memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya warga yang setiap hari menggunakan ruas Onozikho–Banua Sibohou.
“Anggaran proyek ini lumayan besar, maka diharapkan dukungan dari masyarakat setempat agar bisa selesai tepat waktu. Karena proyek ini bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas, khususnya bagi pengguna jalan masyarakat setempat,” pungkasnya. (A1)



















