Example floating
Example floating
Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300
DaerahKebudayaanTNI

Jamaah Yasin Wali Songo dan Sholawat Jamuniro Lanjutkan Rangkaian Kegiatan Keagamaan, Didampingi Anggota Yonif TP 833/BD

3
×

Jamaah Yasin Wali Songo dan Sholawat Jamuniro Lanjutkan Rangkaian Kegiatan Keagamaan, Didampingi Anggota Yonif TP 833/BD

Share this article


SANGGAU,mentarikhatulistiwa.co.id – Jamaah Yasin Wali Songo dan Sholawat Jamuniro kembali melanjutkan rangkaian kegiatan keagamaan pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Majelis Ta’lim, Gang Perdana, Kelurahan Sengkuang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari itu mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Program sosial yang menjadi bagian dari rangkaian acara dinilai sebagai wujud nyata kepedulian jamaah terhadap warga yang membutuhkan, sekaligus mempererat kebersamaan di tengah lingkungan masyarakat.
Selain sunatan massal, acara juga diisi dengan Khatmil Qur’an 30 juz, tapak tilas dan ziarah ke Raja Sanggau, serta ziarah ke makam pendiri Jamaah Yasin Wali Songo, almarhum H. Rohmad. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tahlil, pembacaan Al-Barzanji, serta pengajian yang berlangsung khidmat.
Ketua Jamaah Yasin Wali Songo, Sutrisno, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja maksimal menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia juga memberikan penghargaan kepada Anggota Yonif TP 833/BD yang turut mendampingi dan membantu jalannya kegiatan, baik melalui dukungan tenaga maupun doa.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkelanjutan dan menjadi sarana memperkuat ukhuwah serta solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Ali Ghufron mengajak seluruh jamaah untuk menyambut bulan suci Ramadan dengan kesiapan lahir dan batin. Ia menegaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga menahan hawa nafsu serta menjaga diri dari perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah.
“Hakikat puasa adalah menahan diri dari makan dan minum sejak Subuh hingga Magrib. Secara jasmani mungkin terasa lemah, namun secara rohani justru menguatkan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh jamaah dan masyarakat sekitar, sekaligus menjadi momentum memperkuat semangat ibadah dalam menyongsong bulan suci Ramadan.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 600x600Example 600x600