Example floating
Example floating
Example 1000x300 Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300
DaerahKebudayaanPendidikan

PT MPN Tingkatkan Kapasitas Guru PAUD Melalui Pelatihan Responsif Gender di Meliau

8
×

PT MPN Tingkatkan Kapasitas Guru PAUD Melalui Pelatihan Responsif Gender di Meliau

Share this article

MELIAU, Mentari khatulistiwa.co.id– Komitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini terus ditunjukkan PT Mandara Prima Nusantara (PT MPN). Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan menggelar pelatihan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) Responsif Gender bagi guru-guru PAUD di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 7–8 Agustus 2026, di Aula Khotel Meliau tersebut diikuti sebanyak 40 guru dari 34 lembaga PAUD yang tergabung dalam Pusat Kegiatan Gugus PAUD Jaya Meliau.

Kegiatan dibuka oleh Bunda PAUD Kecamatan Meliau, Emanuela Elisa.
Pelatihan menghadirkan narasumber Rospina Kristina Nita, Kepala Seksi PAUD dan GTK PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, serta M. Nurul Huda, praktisi pendidikan sekaligus praktisi perlindungan anak dan gender.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi PT MPN bersama Pusat Kegiatan Gugus PAUD Jaya Meliau dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau.
Dalam sambutannya, Emanuela Elisa menegaskan bahwa PAUD merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, serta tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, penerapan PAUD Holistik Integratif yang responsif gender menjadi langkah strategis agar setiap anak memperoleh kesempatan, perlakuan, perlindungan, dan layanan pendidikan yang setara.

“Saya berharap seluruh peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga mampu menerapkannya dalam proses pembelajaran sehari-hari. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, ramah anak, dan bebas dari diskriminasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan guru, orang tua, masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha.

Superintendent CSR PT MPN, Frans da Lopez, menjelaskan bahwa pelatihan ini dilaksanakan karena masih banyak anak yang mengalami bias gender sejak usia dini, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.

“Pengalaman tersebut akan membentuk cara berpikir, sikap, dan perilaku anak hingga dewasa, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap keberhasilan pendidikan maupun masa depan mereka,” jelasnya.

Frans menambahkan, hasil penelitian International Development and Early Learning Assessment (IDELA) menunjukkan bahwa stereotip dan bias gender pada anak usia 3–6 tahun dapat mempengaruhi perkembangan kemampuan intelektual mereka.
Sementara itu, Manager External Relations PT MPN, Made Fitriansyah, mengatakan bahwa kesetaraan gender merupakan hak dasar setiap anak.

“Kesetaraan gender bukan berarti anak perempuan dan laki-laki harus diperlakukan sama dalam segala hal, melainkan memperoleh kesempatan yang adil untuk mengembangkan potensi, bakat, dan kemampuan masing-masing,” katanya.

Menurut Made, peningkatan kapasitas guru PAUD di desa-desa lingkar tambang menjadi salah satu upaya perusahaan untuk mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih inklusif, sehingga praktik diskriminasi dan bias gender dapat dicegah sejak usia dini.
Ia menambahkan, Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif juga sejalan dengan komitmen pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan mewujudkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Kepala Seksi PAUD dan GTK PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Rospina Kristina Nita. Menurutnya, pelatihan ini akan memperkuat kompetensi guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan setiap anak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT MPN atas inisiatif dan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan. Kami berharap pelatihan ini memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan PAUD di Kabupaten Sanggau,” tuturnya.

Melalui pelatihan ini, PT MPN menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di wilayah operasional perusahaan, sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang cerdas, inklusif, dan berdaya saing sejak usia dini.terangnya ” (Trisno)

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 600x600Example 600x600