Mentarikhatulistiwa.co.id – Hari ini Selasa (25/8/2025) Kepolisian Resor Bengkayang, Polda Kalimantan Barat, menerima bantuan 30 personel Brigade Mobil (Brimob) Mabes Polri untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah kabupaten Bengkayang.Wakil Kepala Kepolisian Resor Bengkayang Kompol Suparwoto mengatakan, pengerahan 30 personel Brimob tersebut merupakan perintah Kapolri untuk membantu jajaran kepolisian setempat dalam mengantisipasi dan menanggulangi karhutla.”Brimob yang kita terima sebanyak satu peleton dan akan ditempatkan di tiga rayonisasi, yakni 15 personil di Kecamatan Sungai Raya, 5 personil di Bengkayang, dan 10 personil di Jagoi Babang,” kata Kompol Suparwoto saat dijumpai di kantornya yang di dampingi Kasi Humas Polres Bengkayang IPDA Boni PasiusMenurut dia, penempatan personel Brimob di sejumlah rayon tersebut diharapkan mempercepat mobilisasi pasukan ketika terjadi kebakaran lahan, sekaligus memperkuat upaya pemadaman yang dilakukan jajaran Polres Bengkayang bersama gabungan instansi terkait lainnya.Selain personel Brimob, Polres Bengkayang juga menyiagakan kekuatan internal untuk menangani karhutla. Sedikitnya tiga regu personel disiapkan setiap hari untuk melakukan pemadaman di wilayah yang terjadi kebakaran.”Untuk pelibatan personel dari Polres Bengkayang, kita juga menyiapkan tiga regu setiap harinya untuk melakukan pemadaman di seluruh wilayah yang terjadi kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.Suparwoto menambahkan, sejumlah wilayah menjadi perhatian karena memiliki potensi karhutla cukup tinggi, terutama kawasan yang memiliki lahan gambut. Daerah tersebut antara lain Sungai Raya, Sungai Raya Kepulauan, Capkala, Monterado, Jagoi Babang, Seluas, dan Siding.Ia menilai kondisi karhutla saat ini perlu menjadi perhatian bersama karena dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga mulai mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian.”Situasi saat ini sudah darurat karhutla dan kabut asap juga mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk perekonomian dan situasi kamtibmas,” katanya.Dampak kabut asap, kata dia, juga berpotensi mengganggu transportasi udara, kesehatan anak-anak sekolah, hingga mengancam permukiman apabila kebakaran meluas dan tidak segera ditangani.Karena itu, Polres Bengkayang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, termasuk untuk keperluan persiapan pertanian maupun perkebunan, mengingat kondisi cuaca dan ancaman karhutla yang masih berlangsung.”Kita sama-sama menjaga untuk saat ini tidak lagi melakukan pembakaran lahan untuk persiapan pertanian atau perkebunan. Situasinya sudah seperti ini dan dampaknya sudah banyak mengganggu aktivitas masyarakat, sehingga harus dihentikan agar kabut asap tidak semakin parah,” ujarnya.(Kur)
Home
Home
Mabes Polri Kirim 30 Personil Brimob BKO di Polres Bengkayang Untuk Tangani Karhutla Bengkayang
Mabes Polri Kirim 30 Personil Brimob BKO di Polres Bengkayang Untuk Tangani Karhutla Bengkayang
adminMK2 min read































