
CIREBON,mentarikhatulistiwa.co.id – Koperasi Salawe Jajar Bumi Pasundan menegaskan komitmennya untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus mengembangkan berbagai program berbasis Eco Green atau pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Koperasi yang dipimpin Andi Bagas Saputra bersama para pembina tersebut selama ini bergerak di bidang kedaulatan pangan, penguatan sektor pertanian, khususnya tanaman palawija, serta mendukung berbagai program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur kerakyatan.
Ketua Umum Koperasi Salawe Jajar Bumi Pasundan, Andi Bagas Saputra, mengatakan visi utama koperasi adalah mewujudkan wilayah Pasundan yang makmur, berdaulat dalam pangan, serta lestari secara lingkungan melalui kolaborasi dan inovasi berbasis kerakyatan.
Hal tersebut disampaikan Andi saat dikonfirmasi sejumlah awak media di Hotel Onnos Cirebon, Senin (31/8/2026). Dalam kesempatan itu, ia didampingi para pembina Koperasi Salawe Jajar Bumi Pasundan.
Menurut Andi, koperasi memiliki sejumlah misi utama, di antaranya menjamin ketersediaan pangan yang sehat dan terjangkau, meningkatkan pendapatan petani, membangun ekosistem pertanian yang mandiri dan tangguh menghadapi perubahan iklim maupun gejolak ekonomi, serta mendukung penyerapan tenaga kerja melalui pengembangan sektor riil.
“Koperasi ini hadir sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani dan anggota koperasi,” ujar Andi.
Dorong Konsep Eco Green
Andi menjelaskan, saat ini Koperasi Salawe Jajar Bumi Pasundan mulai memperluas jangkauan programnya dengan mengedepankan konsep Eco Green.
Menurutnya, Eco Green merupakan konsep yang menempatkan pelestarian lingkungan dan keberlanjutan alam sebagai bagian penting dalam kehidupan maupun kegiatan ekonomi masyarakat.
“Eco Green berasal dari kata ekologis dan hijau, yang bermakna tindakan atau gaya hidup yang mengutamakan keberlanjutan dan pelestarian alam. Tujuannya menciptakan kehidupan yang lestari bagi manusia dan seluruh ekosistem,” jelasnya.
Penerapan konsep tersebut, lanjut Andi, dapat dilakukan melalui berbagai langkah sederhana maupun program berskala besar, mulai dari mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menggunakan kembali barang yang masih layak, hingga melakukan daur ulang.
Konsep tersebut dikenal dengan prinsip 3R, yakni Reduce atau mengurangi, Reuse atau menggunakan kembali, dan Recycle atau mendaur ulang.
“Ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat menggunakan sumber daya secara bijak dan menciptakan pola ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.
Langkah Nyata Berbasis Lingkungan
Dalam penerapannya, konsep Eco Green dapat dilakukan melalui pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penghematan energi, penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan, pengelolaan sampah, penghematan air, serta pemanfaatan produk yang lebih ramah terhadap lingkungan.
Pengelolaan sampah, misalnya, dapat dilakukan dengan memisahkan sampah organik dan anorganik serta mengolah limbah organik menjadi kompos. Sementara penggunaan energi dapat ditekan melalui efisiensi listrik maupun pemanfaatan sumber energi yang lebih bersih.
Koperasi juga mendorong masyarakat untuk mulai membangun kesadaran terhadap penggunaan sumber daya air secara bijak serta mendukung berbagai inovasi energi yang dapat membantu mengurangi emisi karbon.
Andi menambahkan, pengembangan program berbasis Eco Green diharapkan dapat berjalan seiring dengan penguatan sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan.
Dari Jawa Barat untuk Indonesia
Menutup keterangannya, Andi menegaskan bahwa Koperasi Salawe Jajar Bumi Pasundan berkomitmen mengembangkan dan menerapkan program Eco Green, yang akan dimulai dari Jawa Barat dan diharapkan dapat berkembang ke berbagai daerah di Indonesia.
Koperasi juga menyatakan kesiapan menyediakan solusi energi bersih, termasuk LNG, sebagai salah satu bagian dari upaya mendukung pengurangan emisi karbon dan transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan.
“Kami sepenuhnya mendukung program pemerintah yang berwawasan keberlanjutan. Koperasi hadir membawa semangat kerakyatan, ketahanan pangan, dan kepedulian terhadap alam melalui langkah nyata berbasis Eco Green,” pungkas Andi Bagas Saputra.
Rilis: Jupri



















