Example floating
Example floating
Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300 Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300
Uncategorized

Tak Sekadar Silaturahmi, Coffee Morning Kapolres Sanggau Jadi Ruang Bertukar Informasi dan Solusi

6
×

Tak Sekadar Silaturahmi, Coffee Morning Kapolres Sanggau Jadi Ruang Bertukar Informasi dan Solusi

Share this article

Sanggau, Polda Kalbar,mentarijhatulistiwa.co.id – Membangun komunikasi yang terbuka dengan insan pers menjadi salah satu langkah Polres Sanggau dalam memperkuat kedekatan kepolisian dengan masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan Coffee Morning Kapolres Sanggau bersama pejabat utama Polres Sanggau dan para awak media di Warkop Menyadik Sanggau, Jalan A. Yani, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Senin (26/10/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menindaklanjuti Program Prioritas Kapolri melalui semangat 100 Hari Polisi Bersama Masyarakat. Forum tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang komunikasi dua arah untuk bertukar informasi, menyerap aspirasi serta membahas berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., hadir bersama Kasat Lantas Polres Sanggau Iptu Andiet Tri Hatmojo, S.H., Kasat Binmas Polres Sanggau Iptu Sugianto dan Kasi Humas Polres Sanggau Ipda T.M. Pakpahan. Pertemuan tersebut diikuti sejumlah awak media yang selama ini menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Dalam sambutannya, Kapolres Sanggau menyampaikan apresiasi kepada seluruh awak media yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Menurutnya, hubungan yang baik antara kepolisian dan pers sangat penting untuk memastikan informasi mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dapat diterima publik secara tepat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah hadir. Kegiatan ini kami harapkan menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang terbuka, sekaligus memperkuat kemitraan antara Polres Sanggau dengan insan pers,” ujar AKBP Kadek Ary.

Kapolres menilai media memiliki posisi strategis dalam membantu kepolisian menyampaikan berbagai kegiatan dan pelayanan kepada masyarakat. Informasi mengenai situasi kamtibmas, upaya pencegahan gangguan keamanan hingga pelayanan kepolisian dapat tersampaikan lebih luas melalui pemberitaan yang akurat dan bertanggung jawab.

Karena itu, ia mengajak awak media bersama-sama mendukung pelaksanaan program 100 Hari Polisi Bersama Masyarakat. Menurutnya, kedekatan antara polisi dan masyarakat perlu dibangun melalui komunikasi yang intensif agar berbagai persoalan dapat diketahui lebih awal dan dicarikan solusi sesuai tugas serta kewenangan masing-masing.

“Polisi tidak dapat bekerja sendiri. Kami membutuhkan informasi, masukan dan kritik dari masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui rekan-rekan media. Dengan komunikasi yang baik, persoalan yang berkembang dapat diketahui lebih cepat dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan,” kata Kapolres Sanggau.

Dalam forum tersebut, AKBP Kadek Ary juga mengingatkan pentingnya mengedepankan akurasi, keberimbangan dan verifikasi dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Hal itu dinilai penting untuk mencegah beredarnya hoaks, ujaran kebencian maupun informasi yang belum teruji kebenarannya yang dapat menimbulkan keresahan dan mengganggu stabilitas kamtibmas.

Kapolres juga membuka ruang bagi awak media untuk menyampaikan kritik, saran maupun masukan secara konstruktif terhadap pelaksanaan tugas kepolisian. Masukan tersebut, menurutnya, dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan pelaksanaan tugas yang profesional, transparan serta bertanggung jawab.

Dalam sesi diskusi, para awak media menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Coffee Morning yang dinilai dapat menjadi wadah komunikasi terbuka antara Polres Sanggau dan insan pers. Awak media juga berharap koordinasi dapat terus diperkuat, khususnya dalam memperoleh informasi dan klarifikasi terkait berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

Para jurnalis turut menyampaikan bahwa dalam menjalankan tugasnya, media kerap menerima informasi maupun pengaduan masyarakat mengenai berbagai persoalan, mulai dari gangguan kamtibmas, permasalahan sosial hingga persoalan lain yang membutuhkan perhatian dari pihak terkait. Informasi tersebut diharapkan dapat dikomunikasikan kepada kepolisian untuk memperoleh penjelasan dan tindak lanjut sesuai kewenangan.

Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam forum tersebut adalah aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Sanggau. Awak media berharap persoalan tersebut mendapat perhatian, terutama berkaitan dengan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat serta penanganannya berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain PETI, awak media juga menyampaikan pentingnya penguatan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. Persoalan tersebut dinilai membutuhkan keterlibatan bersama karena dampaknya tidak hanya menyentuh aspek keamanan, tetapi juga kehidupan sosial dan masa depan masyarakat.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolres Sanggau menegaskan bahwa informasi yang disampaikan awak media merupakan bahan penting bagi kepolisian untuk mengetahui persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Setiap informasi akan dikomunikasikan dan didalami dengan pihak terkait guna memastikan fakta serta menentukan langkah penanganan sesuai tugas dan kewenangan.

“Setiap informasi dan pengaduan masyarakat merupakan masukan yang penting bagi kami. Namun, tentunya diperlukan konfirmasi dan pendalaman agar fakta permasalahan menjadi jelas. Jika berkaitan dengan tugas kepolisian, akan kami arahkan kepada satuan fungsi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur,” jelas AKBP Kadek Ary.

Terkait PETI, Kapolres menyampaikan bahwa informasi yang diterima akan menjadi perhatian untuk dilakukan pendalaman dan koordinasi dengan satuan fungsi maupun instansi terkait. Sementara mengenai narkoba, ia menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, media dan masyarakat dalam memberikan informasi yang dapat mendukung langkah pencegahan maupun pemberantasan sesuai ketentuan hukum.

Kapolres juga mendorong masyarakat memanfaatkan jalur pengaduan yang tersedia agar setiap persoalan dapat disampaikan melalui mekanisme yang tepat. Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat, media dan kepolisian akan semakin efektif apabila informasi disampaikan secara jelas, dapat diverifikasi dan memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, awak media menyatakan kesiapan untuk terus mendukung upaya Polres Sanggau menjaga kamtibmas melalui pemberitaan yang positif, objektif dan edukatif. Media juga diharapkan tetap menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan kritik secara bertanggung jawab, sekaligus membantu menangkal informasi yang dapat memicu keresahan.

Kapolres Sanggau berharap kegiatan Coffee Morning tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai forum komunikasi dan pertukaran informasi.

“Kami berharap komunikasi seperti ini terus berjalan. Jika ada informasi, persoalan atau masukan dari masyarakat, mari kita komunikasikan dan cari langkah terbaik sesuai tugas dan kewenangan masing-masing,” tuturnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi bagian dari penguatan kemitraan Polres Sanggau dengan insan pers dalam mendukung deteksi dini, meningkatkan kualitas informasi publik serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 600x600Example 600x600