Example floating
Example floating
Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300 Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300
Uncategorized

Gudang Bungkil Kelapa Sawit PT SBW di Tayan Hulu Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa

10
×

Gudang Bungkil Kelapa Sawit PT SBW di Tayan Hulu Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa

Share this article

Sanggau, Polda Kalbar,mentarikhatulistiwa.co.id – Kebakaran melanda satu unit Gudang Bungkil Pabrik Kelapa Sawit PT SBW di Dusun Sanjan Kunut, Desa Kedakas, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Minggu (1/11/2026) siang. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 12.45 WIB setelah mandor perusahaan melihat kobaran api muncul dari bagian atas atap gudang.

Gudang yang terbakar merupakan milik PT SBW dan digunakan untuk menyimpan bungkil kelapa sawit. Di dalam bangunan tersebut terdapat tumpukan bungkil dengan jumlah diperkirakan mencapai sekitar 100 ton, sehingga api berpotensi meluas apabila tidak segera dilakukan penanganan.

Mandor KCP PT SBW, Iknasius Fajaji Jemi (38), yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan kondisi itu kepada Humas PT SBW, Randa (46). Informasi tersebut kemudian segera ditindaklanjuti dengan menghubungi Polsek Tayan Hulu dan petugas Pemadam Kebakaran BPAS untuk meminta bantuan penanganan.

Sambil menunggu petugas pemadam tiba, pihak perusahaan bersama sejumlah karyawan berupaya melakukan pemadaman secara mandiri. Mereka juga mengoperasikan alat berat jenis loader untuk memindahkan tumpukan bungkil dari dalam gudang ke luar bangunan agar material yang terbakar dapat dipisahkan dan proses pemadaman lebih efektif.

Sekitar pukul 13.20 WIB, petugas Pemadam Kebakaran BPAS tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Petugas bersama karyawan PT SBW berupaya mengendalikan kobaran api, sementara operator loader terus memindahkan tumpukan bungkil untuk mencegah api menjalar ke bagian material lainnya.

Langkah cepat tersebut dilakukan karena karakteristik material bungkil yang tersimpan dalam jumlah besar dapat menyimpan panas dan berpotensi menimbulkan kembali titik api apabila tidak dilakukan pendinginan secara menyeluruh. Proses pemadaman pun dilakukan dengan memperhatikan kondisi tumpukan material di dalam gudang.

Kapolsek Tayan Hulu Iptu Trisna Mauludi mengatakan, respons cepat dari pihak perusahaan dan petugas pemadam menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran. Koordinasi antarpihak juga dilakukan untuk memastikan api tidak meluas ke bagian bangunan maupun lingkungan sekitar.

“Begitu informasi diterima, kami langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan berjalan cepat. Api berhasil dikendalikan dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, kami tetap mengingatkan agar lokasi terus dipantau karena material bungkil masih dapat menyimpan panas,” ujar Iptu Trisna Mauludi.

Sekitar pukul 14.10 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan oleh petugas Pemadam Kebakaran BPAS bersama karyawan PT SBW. Setelah api utama berhasil dikendalikan, petugas melakukan penanganan lanjutan dengan memeriksa dan mendinginkan material yang telah dipindahkan ke luar gudang guna memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi menyala kembali.

Seluruh rangkaian pemadaman dan penanganan di lokasi selesai sekitar pukul 14.46 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan situasi, kondisi di sekitar lokasi kejadian dinyatakan aman dan terkendali. Anggota Polsek Tayan Hulu turut melakukan pemantauan untuk memastikan situasi pascakebakaran tetap kondusif.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Sementara itu, kerugian materiil berupa satu unit Gudang Bungkil PT SBW yang mengalami kebakaran. Adapun jumlah material bungkil yang terdampak serta total kerugian akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan dan belum dapat dipastikan.

Kapolsek Tayan Hulu mengimbau pihak perusahaan untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemantauan secara berkala terhadap sisa tumpukan bungkil pascakebakaran. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api akibat panas yang masih tersimpan pada material.

“Kami meminta pihak perusahaan tidak menganggap penanganan selesai setelah api terlihat padam. Pemeriksaan dan pendinginan harus tetap dilakukan secara berkala sampai kondisi benar-benar aman. Koordinasi dengan petugas juga perlu dipertahankan apabila ditemukan kembali tanda-tanda munculnya panas atau asap,” kata Iptu Trisna Mauludi.

Polsek Tayan Hulu bersama petugas Pemadam Kebakaran BPAS dan pihak PT SBW memastikan penanganan kebakaran dilakukan secara bersama-sama hingga situasi dinyatakan aman. Kepolisian juga mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di area penyimpanan material, sehingga kejadian serupa dapat dicegah dan keselamatan pekerja maupun lingkungan sekitar tetap terjaga. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 600x600Example 600x600