Example floating
Example floating
Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300 Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300
Uncategorized

AC Gedung PLBN Entikong Dikeluhkan Pelintas, Pengelola Ungkap 1 Unit Eror dan Tambah 4 AC Standing

5
×

AC Gedung PLBN Entikong Dikeluhkan Pelintas, Pengelola Ungkap 1 Unit Eror dan Tambah 4 AC Standing

Share this article

ENTIKONG, SANGGAU ,mentarikhatulistiwa.co.id— Kenyamanan pelintas di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi sorotan setelah pendingin ruangan atau air conditioner (AC) di dalam gedung dikeluhkan tidak berfungsi optimal hingga membuat suasana terasa panas.

Kondisi tersebut memunculkan perhatian terhadap kenyamanan fasilitas pelayanan publik di salah satu pintu gerbang utama perbatasan Indonesia–Malaysia itu. Sebab, PLBN bukan sekadar tempat pemeriksaan dokumen, melainkan juga wajah Indonesia yang berhadapan langsung dengan negara tetangga.

Menanggapi keluhan tersebut, pengelola PLBN Entikong melalui Teguh Priyadi, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa secara keseluruhan unit AC di gedung PLBN berada dalam kondisi baik. Namun, terdapat satu unit yang mengalami gangguan pada kompresor dan sedang dalam proses perbaikan.

Satu Unit AC Bermasalah, Empat AC Standing Ditambahkan

Klarifikasi tersebut disampaikan Teguh melalui pesan WhatsApp kepada Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Sanggau, Sutrisno, yang melakukan konfirmasi didampingi Sekretaris Jenderal PPWI Kabupaten Sanggau.

Dalam keterangannya, Teguh menjelaskan bahwa tim teknisi langsung melakukan pengecekan terhadap kondisi AC di gedung PLBN Entikong.

“Mohon maaf Pak, tim teknisi kami langsung mengecek kondisi AC di gedung PLBN. Secara keseluruhan dalam kondisi baik, hanya ada satu unit yang mengalami eror pada kompresornya dan dalam proses perbaikan,” tulis Teguh dalam pesan WhatsApp.

Sebagai langkah antisipasi untuk membantu menjaga kenyamanan pelintas, pihak pengelola juga telah menambahkan empat unit AC standing di dalam gedung PLBN.

Teguh turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat serta menerima masukan tersebut sebagai bahan evaluasi bagi tim pengelola.

“Silakan Bapak, ini jadi koreksi bagi tim kami di PLBN untuk bisa memberikan pelayanan yang lebih baik,” tulisnya.

Kenyamanan Pelintas Tetap Menjadi Sorotan

Meski pengelola telah memberikan klarifikasi dan mengambil langkah antisipasi, kenyamanan pelintas tetap menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.

Gangguan pada satu unit AC mungkin merupakan persoalan teknis, tetapi dampaknya terhadap kenyamanan masyarakat di dalam gedung perlu menjadi perhatian, terutama ketika aktivitas perlintasan sedang ramai.

Kehadiran empat unit AC standing menjadi langkah antisipasi yang disampaikan pengelola. Namun, efektivitas langkah tersebut dalam menjaga suhu ruangan tetap nyaman akan bergantung pada kondisi ruangan, kapasitas pendinginan, dan jumlah pelintas yang beraktivitas di dalam gedung.

Karena itu, penyelesaian perbaikan kompresor serta pemantauan kondisi pendingin ruangan secara berkala menjadi bagian penting untuk memastikan fasilitas kembali berfungsi optimal.

PPWI Berharap Pelayanan Terus Ditingkatkan

Ketua PPWI Kabupaten Sanggau, Tri Sutrisno, menaruh perhatian pada kenyamanan masyarakat yang menggunakan fasilitas PLBN Entikong. Masukan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi agar pemeliharaan sarana dan prasarana pelayanan publik terus ditingkatkan.

Sebagai beranda negara di perbatasan Indonesia–Malaysia, PLBN Entikong diharapkan tidak hanya mengedepankan kelancaran pemeriksaan keimigrasian dan pelayanan lintas batas, tetapi juga memastikan fasilitas pendukung berfungsi dengan baik.

Respons pengelola terhadap keluhan ini menjadi langkah awal yang positif. Selanjutnya, masyarakat tentu berharap proses perbaikan berjalan tuntas sehingga kenyamanan pelintas dapat kembali terjaga.

Pada akhirnya, kualitas pelayanan di perbatasan tidak hanya dinilai dari megahnya bangunan, tetapi juga dari kesigapan pengelola dalam merespons keluhan dan memastikan fasilitas publik dapat digunakan sebagaimana mestinya.(Red)

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 600x600Example 600x600