Example floating
Example floating
Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300
DaerahHukumKebudayaan

Aspal Hilang Belum Genap Satu Tahun , Sampah Menggunung: Warga Mekar Baru Desak Pemkab Kubu Raya Turun Langsung ke Lapangan

8
×

Aspal Hilang Belum Genap Satu Tahun , Sampah Menggunung: Warga Mekar Baru Desak Pemkab Kubu Raya Turun Langsung ke Lapangan

Share this article

Kubu Raya – Mentarikhatulistiwa.co.id
Jalan Pemda 2 di Desa Mekar Baru, Kabupaten Kubu Raya, seharusnya menjadi urat nadi akses yang menghubungkan ribuan warga di berbagai perumahan. Namun, saat ini jalur strategis itu justru berubah menjadi pemandangan memprihatinkan: rusak parah, berlubang-lubang, dan dipenuhi tumpukan sampah yang menggunung. Kondisi ini tidak hanya menyulitkan aktivitas warga, tapi juga menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan yang nyata.

Berdasarkan pantauan lapangan, jalan ini pernah diaspal pada tahun 2022. Namun, ironisnya, perbaikan tersebut tak bertahan lama—belum genap setahun, kerusakan sudah mulai terlihat. Kini, bekas lapisan aspal nyaris tak tersisa, menyisakan permukaan tanah yang berdebu saat kemarau dan becek berlumpur saat hujan. Warga menduga kuat hal ini terjadi karena kualitas material dan pengerjaan yang diragukan, terkesan dikerjakan secara asal-asalan tanpa memperhatikan standar ketahanan jalan.Senin(20/04/2026)

Padahal, jalan ini memiliki peran vital. Ia menjadi satu-satunya akses utama yang menghubungkan sejumlah kompleks perumahan besar seperti Arini 7, Arini 8, Febylan, Rendys Residen, serta puluhan perumahan lainnya yang dihuni ribuan jiwa. Yang makin menyayat hati, tak jauh dari lokasi—tepatnya di dekat kontainer sampah—sedang berlangsung pembangunan Koperasi Merah Putih. Namun, hingga kini, perbaikan akses jalan ini sama sekali belum tersentuh. Pengendara motor maupun mobil harus melaju pelan dan ekstra waspada demi menghindari kecelakaan akibat lubang yang tersembunyi atau permukaan jalan yang tidak rata.

Masalah kian runcing dengan tumpukan sampah yang memenuhi bahu jalan bahkan merambah ke badan jalan. Sampah plastik, kemasan makanan, dan limbah rumah tangga menumpuk rapat di sisi kanan jalan, meski telah disediakan kontainer khusus. Bau busuk menyengat tercium hingga jarak ratusan meter, sementara tumpukan sampah itu berubah menjadi sarang nyamuk, tikus, dan hewan pengganggu lainnya yang berpotensi memicu penyebaran penyakit.

“Setiap hari kami harus lewat sini, apalagi anak-anak berangkat sekolah dan warga pergi bekerja. Jalan rusak parah, sampah numpuk di mana-mana. Kami khawatir anak-anak sakit atau kami sendiri terlibat kecelakaan,” keluh seorang warga yang ditemui saat melintas di lokasi.

Ia dan warga lainnya menaruh harapan besar kepada Bupati Kubu Raya, Sujiwo, yang dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup. “Kami memohon Pak Bupati dan seluruh instansi terkait untuk turun langsung ke lapangan. Lihat sendiri kondisi jalan dan sampah yang sudah parah ini. Semoga beliau segera memerintahkan SKPD terkait untuk memperbaiki jalan secara menyeluruh dan menata sistem pengelolaan sampah yang lebih baik,” pintanya.

Tak hanya mengganggu kesehatan dan kenyamanan, kondisi ini juga berdampak ekonomi. Nilai properti di sekitar wilayah ini

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya belum memberikan tanggapan resmi. Warga menekankan, kunci solusi ada pada kehadiran langsung pemerintah daerah di lapangan. Dengan melihat kondisi nyata, diharapkan pemerintah dapat segera menyusun rencana perbaikan jalan yang berkualitas serta sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kondisi ini menjadi bukti nyata bahwa perhatian serius dari pemangku kebijakan sangat dibutuhkan demi menjamin kesejahteraan ribuan warga di Desa Mekar Baru dan sekitarnya.(hen)

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 600x600Example 600x600