Example floating
Example floating
Example 1000x300 Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300
DaerahKebudayaanPolri

Gelar FGD Penanganan Karhutla, Polres Bengkayang Dorong Pembentukan Satgas hingga Desa Tanggap Bencana

15
×

Gelar FGD Penanganan Karhutla, Polres Bengkayang Dorong Pembentukan Satgas hingga Desa Tanggap Bencana

Share this article

Bengkayang, Mentarikhatulistiwa.co.id – Polres Bengkayang Polda Kalbar menggelar Forum Group Discussion (FGD) tentang antisipasi dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Aula Tunggal Panaluan Polres Bengkayang, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau.

FGD dipimpin Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang Yustianus, S.E., M.M. mewakili Bupati Bengkayang, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkayang Esidorus, S.P., M.P., perwakilan Kodim 1209/Bengkayang, BPBD, Manggala Agni, para camat, kapolsek jajaran, hingga perwakilan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan perusahaan.

Dalam sambutannya, Kapolres Bengkayang mengatakan FGD dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Kapolda Kalbar untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Bengkayang.

Menurutnya, perubahan cuaca ekstrem dan masih tingginya faktor kelalaian manusia menjadi penyebab utama terjadinya karhutla. Karena itu, Polres Bengkayang telah menyiapkan langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum sebagai bagian dari upaya penanganan.

“Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi, koordinasi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan serta partisipasi aktif masyarakat agar upaya pencegahan dapat berjalan maksimal,” ujar AKBP Syahirul Awab.

Ia juga mengapresiasi sejumlah kecamatan yang telah membentuk posko, satuan tugas, dan Kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA). Kapolres berharap seluruh kecamatan nantinya memiliki Desa Tanggap Bencana dan Karhutla sebagai garda terdepan dalam pencegahan kebakaran.

Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun potensi kebakaran melalui layanan Call Center 110 Polres Bengkayang agar dapat segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang Yustianus menegaskan bahwa penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Ia meminta para camat terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan TNI, Polri, serta instansi terkait dalam melakukan langkah pencegahan di wilayah masing-masing.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkayang Esidorus mengapresiasi inisiatif Polres Bengkayang menyelenggarakan FGD tersebut. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat terkait tata cara pembukaan lahan yang sesuai aturan perlu terus ditingkatkan mengingat masih adanya kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar.

Perwakilan Kodim 1209/Bengkayang juga menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya pencegahan karhutla. Seluruh pihak diharapkan terus bergandengan tangan menghadapi musim kemarau agar kebakaran tidak meluas dan sulit dikendalikan.

Dalam sesi diskusi, berbagai masukan disampaikan peserta, mulai dari perlunya penambahan Kelompok Masyarakat Peduli Api, penguatan kapasitas relawan, pembentukan Satgas Karhutla hingga tingkat desa, peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, hingga dukungan sarana dan prasarana pemadaman kebakaran.

Beberapa camat juga memaparkan langkah yang telah dilakukan di wilayahnya, seperti pembentukan MPA, pelaksanaan sosialisasi kepada masyarakat, serta penguatan koordinasi dengan TNI, Polri, BPBD, dan Manggala Agni.

Dari hasil FGD disepakati bahwa upaya penanganan karhutla di Kabupaten Bengkayang akan terus diperkuat melalui langkah preemtif, preventif, dan represif. Hasil diskusi juga akan disampaikan kepada Bupati Bengkayang sebagai dasar pembentukan Satgas Penanganan Karhutla di Kabupaten Bengkayang.

Usai FGD, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan sarana dan prasarana yang dimiliki Polres Bengkayang guna memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Penulis : Kurnadi

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 600x600Example 600x600