Example floating
Example floating
Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300 Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300
DaerahKebudayaanPolitik

Wakil Bupati Bengkayang Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata di HUT ke-81 Republik Indonesia.

6
×

Wakil Bupati Bengkayang Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata di HUT ke-81 Republik Indonesia.

Share this article

Bengkayang, Mentarikhatulistiwa.co.id – Renungan dan semangat kemerdekaan kembali digaungkan di Kabupaten Bengkayang. Dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Bupati Bengkayang Drs. H. Syamsul Rizal mengajak seluruh masyarakat menjadikan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” sebagai panduan kerja nyata untuk membangun daerah.

Upacara dan kegiatan peringatan yang dihadiri jajaran Forkopimda, DPRD, TNI-Polri, tokoh agama, adat, pemuda, veteran, serta anggota Paskibraka itu berlangsung khidmat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bengkayang Drs.H.Syamsul Rizal menekankan bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang para pendahulu dengan pengorbanan, air mata, bahkan darah.

“Kita mungkin tidak mengenal seluruh nama mereka. Tetapi kita menikmati hasil perjuangan mereka setiap hari. Kita dapat membangun keluarga, menyekolahkan anak-anak, bekerja, beribadah, serta membangun daerah yang kita cintai karena ada generasi sebelum kita yang bersedia mengorbankan dirinya untuk cita-cita bernama Indonesia,” ujarnya.

Terjemahkan Tema Kemerdekaan ke Aksi Nyata

Syamsul Rizal yang Juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bengkayang ini menjelaskan makna tema tahun ini harus diwujudkan di Bengkayang.
Berdaulat diartikan sebagai kemampuan membangun SDM sendiri dan mengelola potensi daerah agar masyarakat Bengkayang tidak hanya menjadi penonton pembangunan.
Adil berarti pembangunan harus hadir hingga ke desa dan kecamatan, tidak hanya di pusat kota, mencakup pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pelayanan publik.
Makmur bermakna kesejahteraan yang dirasakan langsung: keluarga sejahtera, anak mendapat pendidikan, petani dan UMKM produktif, serta lapangan kerja terbuka.

“ Dahulu para pahlawan berjuang merebut kemerdekaan. Hari ini tugas kita mengisi kemerdekaan. Dan generasi mendatang bertugas menjaga serta membawanya lebih jauh,” tegasnya.

Penguatan untuk Bengkayang Maju, dalam momentum kemerdekaan, Wakil Bupati mengajak memperkuat lima hal utama:

  1. Membangun Manusia Bengkayang – Melalui program SDM Mantap, Bengkayang Gemilang. Anak-anak diharapkan tumbuh sehat, berpendidikan, terampil, dan berani bersaing.
  2. Pelayanan Pemerintah Lebih Baik – ASN diminta menjadikan jabatan sebagai amanah. Pemerintahan harus responsif, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat.
  3. Pembangunan Infrastruktur Berkeadilan – Dilakukan bertahap sesuai kebutuhan untuk membuka akses dan memperkuat ekonomi.
  4. Kemandirian Ekonomi Masyarakat – Petani, UMKM, dan pemuda didorong menjadi pelaku utama pembangunan, bukan hanya konsumen.
  5. Menjaga Lingkungan – Pembangunan berkelanjutan agar tidak mewariskan kerusakan kepada anak cucu.

Pesan Khusus untuk Generasi Muda

Wakil Bupati juga menyoroti peran generasi muda. Menurutnya, tantangan saat ini bukan lagi mengangkat senjata, melainkan melawan ketertinggalan, kebodohan, kemalasan, narkoba, intoleransi, dan informasi palsu.

“Jangan pernah berpikir karena kalian lahir di Bengkayang, maka cita-cita kalian harus lebih kecil. Belajar setinggi mungkin, kuasai teknologi, bangun usaha, ciptakan karya. Tapi jangan pernah kehilangan akar dan melupakan daerah asal. Suatu hari nanti Bengkayang membutuhkan pikiran, tenaga, dan kepemimpinan kalian,” pesannya.

Ia menutup pidato dengan ajakan menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan bekerja dengan disiplin serta integritas.

“Dari Bengkayang kita ikut menjaga Indonesia. Karena Indonesia yang besar dibangun dari daerah-daerah yang kuat. Dan Bengkayang harus menjadi bagian dari kekuatan itu,” pungkasnya.

Pidato diakhiri dengan pekik “Merdeka! Merdeka! Merdeka!” dan salam adat khas Kalimantan Barat: Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata.

Dirgahayu ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur, SDM Mantap, Bengkayang Gemilang,” ungkap Syamsul Rizal mengakhiri. (Kur)

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 600x600Example 600x600