
Bengkayang, Mentarikhatulistiwa.co.id – Penemuan Bayi baru lahir dan dalam keadaan sudah meninggal sempat membuat heboh dan geger warga Kecamatan Sanggau Ledo pada Kamis (27/8/2026) pagi.
Selanjutnya atas informasi tersebut Unit Reskrim Polsek Sanggau Ledo Polres, Polres Bengkayang segera menuju TKP untuk menangani kasus penemuan bayi perempuan yang sudah meninggal dunia.
Pertama kali peristiwa tersebut diketahui pada Rabu, 26 Agustus 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, berdasarkan informasi dari pihak Puskesmas Kecamatan Sanggau Ledo.
Kejadian berawal saat seorang remaja perempuan berinisial DK (18 tahun) yang diketahui merupakan warga Dusun Simpang Empat, Desa Bengkawan, Kecamatan Seluas, datang ke Puskesmas Sanggau Ledo bersama orang tua angkatnya, RS (55 tahun) dengan tujuan untuk memeriksakan kondisi perutnya.
“Saat dilakukan pemeriksaan oleh Bidan Puskesmas, petugas mencurigai DK dalam kondisi hamil. Setelah dilakukan tes, hasilnya dinyatakan positif hamil. Namun kondisi perut DK sudah terlihat kempis tidak seperti orang dalam keadaan hamil.
Tentu saja, bidan Puskesmas inipun merasa curiga dan mencoba menanyakan keberadaan bayinya. DK kemudian menjawab bahwa bayi tersebut “disimpannya di dalam kantong di motor Bapaknya.
Menindaklanjuti hal tersebut, dua orang pegawai Puskesmas menyusul RS ke kos-kosan DK di Jalan Sumondo, Desa Lembang, tepatnya di ruko depan SMAN 1 Sanggau Ledo. Di lokasi, petugas menemukan sebuah kantong plastik hitam yang tergantung di sepeda motor RS. Kantong tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas dan setelah dibuka, di dalamnya ditemukan sesosok bayi perempuan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Sanggau Ledo dan ditangani dengan Laporan Polisi Nomor: LP/A/1/VIII/1.24./2026/SPKT/POLSEK SANGGAU LEDO.
Barang Bukti yang diamankan atas kejadian ini yakni 1 buah gunting, 2 buah plastik berwarna hitam , 1 buah plastik berwarna putih
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab melalui Kapolsek Sanggau Ledo IPDA Selamet Widodo membenarkan kejadian tersebut.
“Untuk menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Sanggau Ledo langsung mendatangi dan melakukan Olah TKP,” ujar IPDA Selamet Widodo.
Petugas kami juga segera mengamankan barang bukti di TKP kemudian melakukan dokumentasi dengan pemotretan TKP serta meminta Visum Et Repertum
Selanjutnya membuat berita acara penyerahan jenazah dan surat pernyataan penolakan otopsi dari pihak keluarga.
Saat ini kasus masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim Polsek Sanggau Ledo untuk mengetahui penyebab pasti kematian bayi dan unsur pidana yang mungkin terjadi.
Kapolsek Sanggau Ledo IPDA Selamet Widodo menghimbau kepada masyarakat agar tidak ragu melapor kepada pihak berwajib apabila mengetahui atau menemukan kejadian serupa.
“Kami masih melakukan pendalaman dan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait. Mari bersama menjaga dan melindungi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.(Kur)



















