Example floating
Example floating
Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300
DaerahHukumPolri

Hampir 60 Kg Sabu Digagalkan, Prestasi Terbesar Polres Sintang Bongkar Sindikat Antarwilayah

17
×

Hampir 60 Kg Sabu Digagalkan, Prestasi Terbesar Polres Sintang Bongkar Sindikat Antarwilayah

Share this article

SINTANG,Mentari Khatulistiwa.co.id
Pengungkapan hampir 60 kilogram sabu oleh Polres Sintang mengindikasikan kuatnya jalur peredaran narkotika dari kawasan perbatasan menuju wilayah tengah Kalimantan Barat. Barang bukti seberat bruto 59.850 gram itu disebut sebagai yang terbesar sepanjang sejarah penanganan kasus narkoba di wilayah hukum Polres Sintang.

Kapolres Sintang, AKBP Sanny Handityo, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil pemantauan intensif selama beberapa bulan terhadap jaringan yang diduga memiliki pola distribusi lintas kabupaten.

“Ini jaringan yang sudah lama kami monitor. Barang berasal dari arah Badau, Kapuas Hulu, dan rencananya akan diedarkan ke Sintang hingga Pontianak,” ungkapnya dalam konferensi pers.Senin (2/3/26)

Penangkapan berlangsung dramatis. Tim yang dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Eko Supriyatno melakukan pengejaran terhadap sebuah SUV hitam yang diduga membawa narkotika. Kendaraan tersebut sempat kehilangan kendali dan menabrak pagar jembatan sebelum akhirnya tersangka berhasil diamankan di hadapan warga.

Dari dalam mobil, polisi menemukan tiga karung berisi sabu yang dikemas menggunakan bungkus teh asal Tiongkok—modus yang kerap digunakan jaringan internasional untuk mengelabui petugas.

Besarnya jumlah barang bukti memunculkan dugaan bahwa tersangka bukan pemain tunggal, melainkan bagian dari mata rantai distribusi narkotika skala besar yang menyasar sejumlah wilayah di Kalimantan Barat.

Kapolres memastikan transparansi dalam penanganan barang bukti serta membuka ruang pengawasan publik.

“Barang bukti akan dimusnahkan secara terbuka setelah proses hukum selesai. Jika ada yang mencoba bermain, laporkan langsung kepada saya,” tegasnya.

Konferensi pers turut dihadiri Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, jajaran kepolisian, dan awak media.
Pengungkapan ini kembali menegaskan bahwa jalur perbatasan di wilayah timur Kalbar masih menjadi titik rawan masuknya narkotika dalam jumlah besar, sekaligus menjadi pekerjaan rumah bagi aparat penegak hukum untuk membongkar aktor utama di balik jaringan tersebut.

Kapolres mengimbau masyarakat agar terus memberikan informasi guna memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Sintang dan sekitarnya.

(Frans Som)

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Example 1000x300Example 1000x300Example 1000x300Example 600x600Example 600x600