BALAI, Mentarikhatulistiwa.co.id – Dalam suasana menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Paguyuban Guyub Gawe Guno Among Mitro Kecamatan Balai dan Batang Tarang resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang berlangsung di kediaman Hj. Endang Partasih, RT 001 RW 001 Nomor 13, Dusun Sembatu, Desa Hilir, Kecamatan Balai, Senin (13/6/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut dihadiri Ketua Guyub Gawe Guyub (GGG) Kabupaten Sanggau AKBP (Purn) H. Wardaya, Camat Balai Edi Santana, S.STP, Ketua GGG Kecamatan Balai-Batang Tarang Suryani, Kapolsek Balai, Danramil Balai, Ketua DAD Kecamatan Batang Tarang Salipus Sali, Kepala Desa Hilir, seluruh anggota Among Mitro, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan Ketua GGG Kecamatan Balai-Batang Tarang, sambutan Camat Balai, sambutan Ketua GGG Kabupaten Sanggau, serta pembacaan Surat Keputusan (SK) pengukuhan yang ditandai dengan pemasangan blangkon dan penandatanganan berita acara pengukuhan.
Dalam sambutannya, Ketua GGG Kabupaten Sanggau AKBP (Purn) H. Wardaya menyampaikan bahwa keberadaan paguyuban merupakan wadah untuk mempererat silaturahmi, menjaga persatuan, dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
“Paguyuban ini bukan untuk gagah-gagahan, tetapi menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan kerukunan. Kita ingin warga Jawa kompak, namun juga tetap menjalin kebersamaan dengan seluruh suku yang ada, baik Dayak, Melayu, Madura, Sunda maupun lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa GGG yang merupakan singkatan dari Guyub Gawe Guyub memiliki filosofi hidup rukun dan saling memberikan manfaat bagi sesama. Menurutnya, kerukunan menjadi modal utama dalam menjaga keharmonisan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Saat ini, lanjutnya, kepengurusan GGG telah terbentuk di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sanggau dan terus berkembang. Kehadiran Guyub Gawe Guno Among Mitro di Balai dan Batang Tarang diharapkan mampu menjadi wadah pelestarian budaya, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta penguatan nilai-nilai keagamaan.
Selain itu, H. Wardaya juga menyampaikan adanya dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya melalui rencana pembangunan miniatur rumah adat Joglo di kawasan Sabang Merah. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberagaman budaya yang ada di Kabupaten Sanggau.
Momentum pengukuhan yang bertepatan dengan penyambutan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tersebut diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh anggota Guyub Gawe Guno Among Mitro untuk terus menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.
Acara berlangsung dengan penuh keakraban dan kebersamaan hingga selesai, diakhiri dengan ramah tamah antara pengurus paguyuban, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan seluruh tamu undangan yang hadir.
(Red)





























