SANGGAU, MentariKhatulistiwa.co.id – Bea Cukai Entikong memfasilitasi ekspor perdana sebanyak 40 ton bahan peledak komersial milik PT Dahana ke Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa (28/7/2026).
Ekspor tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan perdagangan lintas batas sekaligus menunjukkan kemampuan industri pertahanan nasional menembus pasar internasional melalui jalur darat.
PT Dahana merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergabung dalam Holding Industri Pertahanan (DEFEND ID). Perusahaan ini bergerak di bidang bahan berenergi tinggi dan menyediakan layanan bahan peledak terpadu untuk sektor pertambangan umum, kuari dan konstruksi, minyak dan gas, serta pertahanan.
Dalam pengiriman perdana ini, PT Dahana mengekspor 40 ton bahan peledak berupa Ammonium Nitrate dengan tujuan Malaysia. Pengangkutan dilakukan menggunakan lima unit truk logistik khusus yang telah memenuhi standar kelaikan jalan serta ketentuan keselamatan dalam pengangkutan material strategis.
Untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, Bea Cukai Entikong memberikan pendampingan melalui konsultasi ekspor, penerbitan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), hingga pemeriksaan dokumen dan barang sebelum diberangkatkan menuju negara tujuan.
Keberhasilan ekspor ini menjadi bukti bahwa jalur perbatasan di PLBN Entikong memiliki peran strategis sebagai pintu perdagangan internasional yang mampu mendukung kelancaran arus barang ekspor dari Indonesia ke negara tetangga.
Selain memperkuat daya saing industri nasional, ekspor perdana ini juga diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan perbatasan serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk industri dalam negeri.
Bea Cukai Entikong menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi sebagai Trade Facilitator dengan memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan sesuai ketentuan guna mendukung peningkatan ekspor nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.(tris)





























